Fraud Risk Management

Membangun program manajemen risiko kecurangan (Fraud Risk Management) yang efektif melalui pemahaman yang kuat tentang bagaimana dan mengapa fraud (kecurangan/ penipuan) dilakukan dan bagaimana risikonya terhadap operasional perusahaan/ institusi/ organisasi.

Bidang manajemen risiko telah menarik perhatian utama — yang meningkat setelah krisis ekonomi — karena masyarakat mulai memahami dampak negatif dari risiko yang tidak terkendali. Sayangnya, banyak profesional manajemen risiko cenderung meremehkan peran penipuan/kecurangan dalam lingkup tugas profesional mereka.
Dengan organisasi yang kehilangan sekitar 5% dari pendapatan tahunan mereka terhadap kecurangan, maka sikap anti-fraud yang kuat dan pendekatan proaktif dan komprehensif untuk memerangi kecurangan jelas dibutuhkan. Seiring organisasi meningkatkan fokus mereka pada risiko, mereka harus mengambil kesempatan untuk mempertimbangkan, memberlakukan dan memperbaiki langkah-langkah untuk mendeteksi, mencegah dan menghindariterulangnya kecurangan. Pelatihan ini akan menjelaskan bagaimana organisasi dapat mengintegrasikan inisiatif anti-penipuan ke dalam program manajemen risiko mereka untuk:
–Mengidentifikasi, menilai dan mengelola risiko kecurangan dari semua sumber
–Dukung inisiatif pengelolaan risiko penipuan dengan membangun budaya anti-penipuan dan mempromosikan kesadaran kecurangan di seluruh organisasi
–Mengembangkan sistem pengendalian internal untuk mengatasi risiko penipuan entitas
–Mengatasi dan menanggapi kasus kecurangan yang teridentifikasi

Anda Akan Pelajari Cara:

  • Mengidentifikasi risiko kecurangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
  • Menganalisis kerangka kerja manajemen risiko yang ada dan penerapannya untuk mengelola risiko fraud
  • Mengembangkan dan menerapkan komponen penting dari program pengelolaan risiko kecurangan yang berhasil
  • Identifikasi elemen budaya perusahaan etis yang kuat
  • Mempromosikan kesadaran kecurangan kepada karyawan di semua tingkat organisasi

Siapa yang Harus Hadir:

  • Auditor bank dan lembaga keuangan
  • Controller dan manajer perusahaan
  • Akuntan forensik dan manajemen, hutang dagang dan analis keuangan
  • Tata pemerintahan, manajemen risiko dan petugas kepatuhan
  • Auditor internal dan eksternal, CPA dan CA
  • dan profesional anti-fraud lainnya

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Fraud Risk Management – An Overview
    •Fraud Risk (Risiko Kecurangan) hanyalah salah satu dari sekian banyak jenis risiko yang harus dikelola oleh sebuah organisasi. Tapi membiarkan risiko ini jatuh dari fokus bisa membawa bencana. Sesi ini akan memberikan gambaran umum tentang kerangka kerja manajemen risiko dan akan memperkenalkan konsep risiko kecurangan, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya. Anda juga akan belajar tentang mengapa bisnis harus mengelola risiko kecurangan dan siapa di dalam organisasi yang bertanggung-jawab atas tugas ini.
  2. Mengembangkan Program Manajemen Risiko Kecurangan
    •Tanpa tujuan yang jelas, program manajemen risiko kecurangan ini tidak dapat efektif. Pelajari bagaimana menetapkan tujuan program dan menentukan risk appetite sebagai langkah awal dalam membangun program.
  3. Fraud Risk Assessment
    •Dasardari program pengelolaan risiko kecurangan yang berhasil adalah fraud risk assessment yang dirancang dengan baik dan benar. Pelajari apa yang membuat penilaian risiko kecurangan yang baik dan bagaimana merencanakan dan mempersiapkan organisasi untuk penilaian. Anda juga akan membahas berbagai pertimbangan yang harus dimasukkan ke dalam proses penilaian untuk memastikan keberhasilan penilaian risiko kecurangan ini.
  4. Membangun Budaya Anti-Kecurangan (Anti-Fraud Controls)
  5. Menanggapi Kecurangan yang Ditemukan
  6. Sharing Experience & Discussion

Informasi & Registrasi:

    • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan klik <Fraud Risk Management> untuk melihat/mengunduh brosurnya.
    • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
    • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
    • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Membangun Manajemen Risiko Perpajakan

KASUS pajak di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menjadi antiklimaks bagi kampanye ”Ayo. . . Ngisi SPT Tahunan PPh”. Kasus itu sesungguhnya merupakan sebuah risiko.

Selama ini manajemen risiko lebih dikenal dalam industri perbankan. Apakah perpajakan nasional belum menerapkan manajemen risiko? Kalau belum, kini saatnya yang tepat untuk melakukannya. Apa manfaat manajemen risiko? Dengan Surat Edaran No BI No 5/21/DPNP tanggal 29 September 2003, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa bank nasional harus menerapkan manajemen risiko terhitung yang wajib dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dikemukakan dalam action plan atau paling lambat 31 Desember 2004. Ini bertujuan untuk mengurangi risiko perbankan nasional.

Manfaat

Manajemen risiko sebenarnya dapat pula diterapkan di berbagai bidang termasuk perpajakan. Manajemen risiko mempunyai tujuan tunggal yaitu menekan risiko yang meliputi aneka manfaat yakni Pertama, mampu memberikan informasi dan perspektif kepada manajemen tentang semua profil risiko, perubahan mendasar mengenai produk dan pasar, serta lingkungan bisnis dan perubahan yang diperlukan dalam proses manajemen risiko.

Kedua, mampu menyampaikan isu sentral tentang formulasi kebijakan manajemen risiko dan review-nya. Ketiga, mampu menghitung dan mengukur besarnya risk exposure. Keempat, mampu menetapkan alokasi sumber-sumber dana sekaligus limit risiko dengan lebih tepat. Kelima, mampu menghindari konsentrasi portofolio yang berlebihan. Keenam, mampu membuat cadangan yang memadai untuk mengantisipasi risiko yang sudah diukur dan dihitung. Dan Ketujuh, mampu menghindari potensi kerugian yang relatif lebih besar.

Dari tujuh manfaat itu, hanya manfaat kelima, yakni “mampu menghindari konsentrasi portofolio yang berlebihan”, yang tidak sesuai. Dengan bahasa lebih terang, enam manfaat lainnya sangat relevan untuk diterapkan. Dalam perpajakan nasional, risiko operasional (operational risk) paling relevan untuk diterapkan dibandingkan dengan risiko pasar (market risk), risiko kredit (credit risk), dan risiko likuiditas (liquidity risk). Lalu, apa itu risiko operasional? Michel Crouhy dan Galai & Robert Mark (2000) mendefinisikan risiko operasional sebagai risiko yang berkaitan dengan operasional bisnis. Risiko ini meliputi dua komponen risiko.

Pertama, risiko kegagalan operasional (operational failure risk) atau risiko intern terdiri dari risiko yang bersumber dari sumber daya manusia, proses, dan teknologi. Kedua, risiko strategi operasional (operational strategic risk) atau risiko ekstern yang berasal dari faktor-faktor antara lain politik, pajak, regulasi, pemerintah, masyarakat, kompetisi. Yang jadi pertanyaan, risiko operasional apa saja yang dihadapi perpajakan nasional? Ada beberapa risiko yang dihadapi, seperti risiko karyawan (people risk). Konkretnya, persis seperti kasus pajak yang diduga melibatkan Gayus Halomoan Tambunan.

Salah satu potensi risiko adalah pada sengketa pajak. Sengketa pajak adalah sengketa yang timbul dalam bidang perpajakan antara wajib pajak atau penanggung pajak dengan pejabat yang berwenang sebagai akibat dikeluarkannya keputusan yang dapat diajukan banding atau gugatan kepada Pengadilan Pajak. Hal itu diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan termasuk gugatan atas pelaksanaan penagihan berdasarkan Undang-Undang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa (UU Pengadilan Pajak Nomor 14 Tahun 2002 pasal 1). Dalam hal ini, dituntut karyawan yang bukan hanya ahli dalam bidangnya tetapi juga berintegritas tinggi. Mengapa? Karena, di sana tersimpan berlaksa godaan yang bisa timbul dari wajib pajak dan/atau pejabat pajak. Kemudian, risiko reputasi. Apa itu risiko reputasi?

Risiko reputasi merupakan risiko yang antara lain disebabkan publikasi atau persepsi negatif terkait dengan aktivitas bisnis. Risiko tersebut tidak terkait langsung dengan kerugian finansial. Tetapi, lebih sulit diselesaikan dan makan waktu lama. Tanpa disadari, Ditjen Pajak kini sedang menderita risiko reputasi yang berawal dari risiko operasional, berupa main mata beberapa karyawannya. Risiko reputasi juga dapat berbentuk keengganan wajib pajak untuk mengisi surat pemberitahuan tahunan (SPT). Hal itu merupakan penurunan tingkat kepercayaan masyarakat luas terhadap kinerja instansi tersebut. Sejatinya, Ditjen Pajak sudah menyadarinya dengan slogannya, ”Lunasi Pajaknya, Awasi Penggunaannya”.

Alternatif Solusi

Agar potensi risiko bisa ditekan, maka sudah saatnya menerapkan manajemen risiko. Ditawar lagi, karena perpajakan nasional wajib menerapkan manajemen risiko untuk menekan potensi risiko sedemikian rendah. Bukan hanya mereka yang berhadapan langsung dengan wajib pajak yang harus memiliki kesadaran risiko untuk menuju budaya risiko. Namun, dari manajemen puncak hingga karyawan terendah.

Upaya kedua adalah revitalisasi budaya kerja. Sudah sepatutnya perpajakan nasional melakukan revitalisasi budaya kerja. Menurut Kamal Fatehi dalam International Management (1996), budaya kerja dapat dideteksi dari tiga level. Pertama, perilaku dan perwujudan yang jelas seperti artifak dan literatur seperti pakaian seragam. Kedua, tata nilai yang harus dijalankan seperti promosi dari dalam. Ketiga, asumsi dasar dan caracara yang benar untuk mengatasi lingkungan misalnya pilihan dan strategi dalam menghadapi persaingan. Intinya, revitalisasi budaya kerja bertujuan mengangkat dan mempertajam profesionalisme, tingkat kepercayaan publik, pelaksanaan tata perilaku (code of conduct), dan kompetensi. Budaya kerja juga memperkuat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/ GCG).

Aroma wangi budaya kerja antara lain tampak pada perilaku karyawan dan pimpinan dalam menjalankan organisasinya. Alhasil, wajib pajak akan senang hati melunasi pajaknya. Dan tax ratio yang mencapai 13,8% pada 2009 terhadap produk domestik bruto (PDB) bakal terus meningkat. (*)

PAUL SUTARYONO
Pengamat Perbankan

<sumber berita>  <Info terkait: Pelatihan Manajemen Risiko>

Enterprise Risk Management (ERM) for Internal Auditor

Practitioners of Enterprise Risk Management are quick to describe the many benefits implementing the ERM framework has brought to their organization and the audit process. But many non-practitioners simply don’t know how to get started with or how to make the most of ERM. And that’s what this seminar is all about.

Through lectures, case studies, group discussions, practical exercises, self-assessments, and feedback from the facilitator, participants will improve their understanding of ERM and the COSO ERM Framework, while coming up to speed with current issues, challenges, and emerging practices regarding risk management, control, and governance processes. This dynamic workshop is ideal for auditors beginning the enterprise risk management process, as well as ERM implementation team leaders and members, and auditors at all levels who are interested in or contemplating implementation of ERM.

Pelatihan untuk Anda:

  • Auditor Internal yang ingin memahami dasar-dasar ERM dan COSO-ERM Framework terbaru
  • Auditor Internal yang ingin menyegarkan pengetahuannya dalam penerapan manajemen risiko yang efektif
  • Para Manajer dan eksekutif yang ingin memperluas pengetahuannya dalam mengimplementasikan ERM secara efektif
  • Enterprise risk management implementation team leaders and members.

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Improve your understanding of Enterprise Risk Management (ERM).
  • Broaden your risk assessment perspective to cover all significant internal and external business risks.
  • Benchmark, or reinvent, your risk management tools and practices.
  • Understand the new COSO ERM Framework.
  • Gain an understanding of current issues, challenges, and emerging practices regarding risk management, control, and governance processes

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Understanding Enterprise Risk Management (ERM)
    • COSO’s ERM – Integrated Framework
    • Internal audit’s role in risk management
    • ERM implementation strategy
  2. ERM Essentials
  3. Internal Environment
    • Internal environment factors
    • A closer look at philosophy, appetite, and culture
    • Readiness check for your organization
    • ERM tools and examples
  4. Risk Identification and Assessment
    • Objectives of risk identification and assessment factors
    • Build your own risk categories
    • Methodologies and techniques: COSO, case studies, control self-assessment
  5. Risk Responses
    • Control activities and risk response factors
    • Risk management strategies
    • Control frameworks
  6. Risk Monitoring
    • Internal control and risk monitoring factors
    • ERM and governance
    • Risk reporting and risk profile
  7. Course summary & discussion of key points

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat/unduh brosurnya di Enterprise Risk Management (ERM) for Auditor.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silahkan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Project Risk Management (PRM) – Updated

Manajer Proyek yang Sukses adalah yang Mampu Mengelola Risiko Proyek Secara Efektif.

Tak dapat dipungkiri bahwa setiap proyek selalu memiliki resiko. Oleh karena itu, manajer proyek yang sukses akan menjadi pengelola risiko yang efektif. Ancaman harus diminimalkan dan peluang dimaksimalkan, tetap menjaga fokus yang jelas pada pencapaian tujuan. Dalam training 3 hari ini, para peserta akan mempelajari proses manajemen risiko berdasarkan PMBOK 2008 dan mempelajari teknik yang dibutuhkan dalam pengelolaan resiko proyek anda.

Selain teori, juga akan dibahas kasus-kasus yang akan diselesaikan dengan pendekatan yang proaktif, pragmatis dan berbasis tindakan. Pelatihan ini juga memberikan tool-tool yang teruji untuk membantu manajer proyek menangani secara efektif resiko yang mungkin akan dihadapinya.

The training incorporates *The NEW PMBOK© Guide 2013 Aligned.

Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para peserta akan:

  • Mampu mengenali risiko dalam proyek Anda, membedakan risiko dari penyebab dan efeknya, dan mengekspos ancaman maupun peluang
  • Mampu melakukan pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi dan menilai eksposur risiko, mengatasi ancaman maupun peluang
  • Mampu menerapkan teknik yang teruji untuk memprioritaskan risiko, memungkinkan Anda untuk menentukan daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus
  • Mampu mengembangkan response strategy yang tepat untuk risiko yang telah diidentifikasik
  • Mengetahui bagaimana memastikan manajemen yang efektif dari ketidakpastian dan memaksimalkan kemungkinan mencapai tujuan proyek
  • Mengenali psikologi resiko yang mengungkapkan sumber bias dan memungkinkan hal ini bisa dikenali dan dihadapi

Benefit Pelatihan

  • Para peserta akan mendapatkan softcopy PM TOOLKIT terdiri dari Bahan Belajar, Referensi, Proses dan Template, Contoh Studi Kasus IT PROJECT/PROJECT
  • Trainer berpengalaman dan pemegang sertifikasi International bidang Project Management akan membimbing peserta dalam Sesi Studi Kasus menggunakan Pendekatan Hands-on
  • Getting the skills of using Microsoft Project 2007/2010 under guidance of experieced and skillfull trainer
  • Para Peserta akan mendapatkan keterampilan menggunakan Microsoft Project 2007/2010 dalam waktu singkat di bawah bimbingan trainer yang berpengalaman dan trampil.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk:

  • Setiap orang yang terlibat dalam proyek yang tentunya memiliki ketidakpastian
  • Proyek manajer yang ingin mempelajari bagaimana mengelola risiko secara efektif dalam proyek
  • Para Praktisi Resiko yang perlu memperbarui keterampilan mereka sesuai dengan PMBOK ® terbaru ( THE NEW PMBOK 2013 )
  • Setiap Project Stakeholder yang ingin memaksimalkan peluang keberhasilan proyek

Training Material

  1. Introduction
    • Overview and objectives of the training
    • Delegate introductions
  2. Overview of Project Management
    • Definition of Project Management
    • PM Methodology
    • PMBOK Overview
    • Project Planning, Scheduling, and Controlling
  3. Overview of Risk Management
    • Definitions of risk
    • Why use risk management The risk process
  4. Risk Management Planning
    • Defining the project
    • Focusing the risk process
    • The Risk Management Plan
  5. Risk Identification
  6. How to use key techniques Risks, causes & effects
  7. Qualitative Risk Analysis
    • Probability and impact
    • Risk categorisation
    • Recording and reporting risk
  8. Risk Exercise 2
  9. Quantitative Risk Analysis
    • The role of quantitative analysis
    • Monte Carlo simulation
    • Developing a risk model
    • Understanding outputs
  10. Risk Response Planning
    • Risk Owners
    • Risk response strategies
  11. Risk Exercise 3
  12. Risk Monitoring & Control
    • Risk reviews
    • Staying in control
  13. Behavioural Aspects
    • Sources of bias
    • Risk attitudes (with exercises)
  14. Benefits & Implementation
    • Benefits of risk management
    • Downside of risk management
    • Implementation issues

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Project Risk Management (PRM) Updated> atau BePRO-seminar804.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung customer service kami melalui Tel: 021-5748889, Fax: 021-5748888, WA:0881-5608-163, HP/SMS: 0812-8645-1147/0857-7987-7879 atau Email: beproseminars<at>gmail.com

Operational Risk Management

The Problem of Risk

Dalam proses bisnis, resiko merupakan suatu keniscayaan. Risiko tidak dapat dieliminasi dari proses perdagangan, operasional dan siklus pengendalian, dimana tanpa berani mengambil risiko boleh jadi kita tidak akan mendapatkan keuntungan. Karena itu – untuk mencapai keberhasilan – perusahaan harus mengefektifkan pengendalian risiko operasional secara maksimal.
Operational Risk is present in many different forms and small problems can quickly escalate into major losses if not prevented at source. Any effective control system must therefore be preventive as well as reactive and must cover all areas of the company’s operations.

Course Objectives

  • This unique training workshop addresses the fundamental causes of risk and provides the delegate with a simple, Systematic Control and Management Program to achieve control.

Course Benefits

  • Find a systematic and simple way to solve your most difficult problems
  • Understand the crucial role of a responsible management philosophy in controlling risk
  • Develop the skills to provide focused information media which will provide the catalyst for effective risk control
  • Recognize the value of an experienced and well motivated Operational Risk team
  • Learn how to focus on those few important areas, rather than get bogged down with trivia

Course Outline

  1. Defining Operational Risk
  2. The Role of Quality in Controlling and Reducing Risk
  3. The Role of Responsibility Management
  4. Organization and Reporting Lines
  5. Systematic Control Process
  6. The BIS/BASEL Accord as it relates to Operational Risk
  7. Controlling Costs and Losses
  8. The Use of Limits as a Control Mechanism
  9. Reconciliation’s, Unmatched and Investigations
  10. The Role of Management Information in Controlling Risk
  11. The Systematic Control Process Workshop
  12. Hedging to Reduce Risk
  13. Portfolio Controls
  14. Auditors:  How to optimize the use of auditors as part of the control process
  15. The Role of the Middle Office in Controlling and Mitigating Risk

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat/unduh brosurnya di <Operational Risk Management>.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com

Financial Risk Management

Kerugian dari kegagalan mengantisipasi resiko financial dapat menyebabkan perusahaan mengalami kerugian bahkan kebangkrutan. Oleh karenanya pendekatan pengelolaan risiko pada saat ini berkembang secara pesat, baik pendekatan kualitatif maupun kuantitatif. Bagi entitas business atau finance professional, pengetahuan tentang pengelolaan risiko financial ini menjadi sangat dibutuhkan.
Pelatihan financial risk management ini, didesain demi menjembatani business atau finance professional untuk memahami teknik pengelolaan risiko financial mulai dari mengidentifikasikan hingga mengelolanya.

Tujuan Pelatihan:

  • Memahami factor penyebab resiko financial dan bagimana mengelola resiko financial
  • Mengidentifikasikan dan mengevaluasi resiko financial apa saja yang dihadapi perusahaan
  • Membangun renacana untuk mitigating resiko financial
  • Memahami, mengukur dan mengelola resiko yang berkaitan dengan global financial risk
  • Mempelajari “best practice” financial risk management

Metode Pelatihan

  • Pelatihan menggunakan metode ceramah dalam memahami konsep, dan latihan/studi kasus dalam mendalami teknik aplikasinya.
  • Pada sessi terakhir para peserta akan membuat action plan untuk menentukan rencana yang akan diterapkan setelah kembali ke dunia kerja

Pokok-Pokok Bahasan

  1. What is Financial Risk Management?
    • Understand the financial risk management process
    • How to identify key factors that affect interest rates, exchange rates, and commodity prices
    • The impact of history on financial markets
  2. Identifying Major Financial Risks
    • Evaluate the various financial risks that affect most organizations
    • How key market risks arise, such as interest rate risk, foreign exchange risk, and commodity price risk
    • The impact of related risks such as credit risk, operational risk, and systemic risk
  3. Interest Rate Risk
    • Identify opportunities to reduce interest rate exposure
    • Evaluate ways to manage interest rate risk with forward rate agreements, futures, and swaps
    • Assess the use of interest rate options
  4. Foreign Exchange Risk
    • Assess ways to reduce foreign exchange exposure through rearranging business processes
    • Compare foreign exchange hedging strategies
    • Evaluate the risks associated with specific derivatives products and strategies
  5. Liquidity Risk
    • Identify the major sources of liquidity risk
    • Identify common methods for managing liquidity risk
  6. Credit Risk
    • Identify the major sources of credit and counterparty risk
    • Identify common methods for managing credit risk
    • Understand the basic types of credit derivatives
  7. Commodity Risk
    • Aspects of commodity-related risks
    • Evaluate basic forward and futures strategies for managing commodity risk
    • Identify additional strategies for managing commodity price risk
  8. Risk Management Framework: Policy and Hedging
    • Comment on the importance of financial risk management policy
    • Develop an organizational profile to support risk management policy
    • Evaluate opportunities to develop or refine a risk management policy
  9. Measuring Risk
    • Differentiate between measures of exposure and measures of risk
    • Consider the strengths and weaknesses of risk measurement methodologies
    • Identify alternative strategies for estimating risks
  10. Global Initiatives in Financial Risk Management
    • Understand the challenges that exist in financial risk management
    • Identify initiatives for reducing risk in key areas such as settlements, trading, and payments
    • Appreciate the significance of accounting and regulatory initiatives
    • Evaluate how changes in capital adequacy can reduce systemic risk

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat/unduh brosurnya di <Financial Risk Management.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com

Managing Risk in Asset Management

Peran risk management pada saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama di area asset management. Banyak perusahaan yang memiliki dan mengelola asset yang tinggi, menugaskan ahli-ahli dalam risk management untuk meyakinkan bahwa perusahaan dapat mengontrol dan mengelola resiko kredit, operasional, reputasi dan pasar. Peran tersebut dipertegas lagi oleh beberapa kasus nyata akhir-akhir ini yang memanipulasi kinerja, investasi dan internal control. Kasus yang masih hangat adalah antara perusahaan besar Unilever dan Merrill Lynch Investment Management mengenai pengelolaan dana pension.
Pelatihan dua hari ini dirancang bagi para pelaku bisnis terutama yang berkaitan dengan pengelolaan aset untuk memahami konsep dan teknik-teknik dalam pengelolaan resiko.

Tujuan Pelatihan:

  • Measuring market and credit risks in funds
  • Controlling risk relative to a benchmark
  • Performance measurement analysis
  • Controlling risks in alternative investment funds
  • The role of asset allocation
  • Derivatives and downside protection
  • Compliance and regulatory issues
  • Controlling operational risks
  • Integrating fund managers and the risk function
  • How to avoid asset management disasters

Siapa yang Menjadi Peserta?

  • Asset Managers
  • Risk Managers
  • Investment Committee Members in Corporates
  • Actuaries
  • Accountants involved in Asset Management Companies
  • Fund Trustees
  • Institutional Investors
  • Private Investors
  • Insurance Company Executives
  • Compliance Officers
  • Regulators and Lawyers

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Risk Management Overview
  2. Operationalising Fund Risk Controls
  3. Fund Performance Measurement and Analysis
  4. Asset Allocation
  5. Risk Control in Alternative Investment Funds
  6. Overview of Financial Derivatives
  7. The Risk Management Uses of Derivatives in Funds

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat/unduh brosurnya dengan mengklik <Managing Risk in Asset Management>
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com

Essentials of Finance & Operation Risk Management

Menyajikan Esensi utama dari Financial and Operation Risk Management dengan Pendekatan Pada Praktek Bisnis Sehari-Hari (Best Practices).

Bagaimanapun unsur risiko selalu melekat pada setiap jalannya usaha dan pengambilan keputusan. Risiko tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal atau internal perusahaan seperti faktor ekonomi yang kian tidak menentu, ketidakstabilan politik, persaingan bebas, dan lain sebagainya.
Pengelolaan risiko dengan demikian harus dipahami oleh semua pihak dan menjadi tanggung-jawab seluruh entitas bisnis mulai dari CEO, CFO, Controller, Finance Manager dan Operation Managers lainnya bahkan oleh Professional Staff.
Pelatihan tiga hari ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengevaluasi tingkat resiko yang dihadapi serta tindakan pencegahan.

Tujuan Pelatihan:

  • Memahami bagaimana munculnya resiko financial dan operasional
  • Membekali peserta dengan teknik mengidentifikasikan resiko financial dan operasional yang dihadapi perusahaan
  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat perencanaan dan mengaplikasikan teknik pengelolaan risiko yang sesuai bidang tugasnya
  • Memahami teknik mengevaluasi dan mengukur tingkat keberhasilan dalam pengelolaan risiko
  • Secara keseluruhan pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan kontribusi peserta dalam peningkatan kinerja perusahaannya

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Financial Risk dan Operational Risk (Overview)
  2. Mengidentifikasikan sumber-sumber risiko
  3. Interest Rate Risk
  4. Foreign Exchange Risk
  5. Credit Risk
  6. Commodity Risk
  7. Operational Risk
  8. Risk Management
  9. Measuring Risk
  10. Studi Kasus

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan lihat/unduh brosurnya di Financial & Operation Risk Management.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com

Enterprise Risk Management (ERM): Concept & Application

ESENSI UTAMA DARI MANAJEMEN RESIKO ADALAH MEMINIMALKAN PENGARUH NEGATIF DARI BERBAGAI RESIKO YANG DIHADAPI DALAM KEGIATAN BISNIS AGAR PELUANG DAN TUJUAN BISNIS DAPAT TERCAPAI SECARA OPTIMAL.

Walaupun pada kenyataannya secara alamiah manajemen resiko telah dilakukan oleh setiap entitas dan pelaku bisnis, namun dalam perkembangannya akhir-akhir ini praktisi bisnis mulai dituntut untuk melakukannya secara profesional, terencana, dan terukur.
Pelatihan Effective Risk Management ini akan membahas cara-cara mendeteksi resiko, konsep pengelolaan resiko, bagaimana proses manajemen resiko dan aplikasinya. Metode yang digunakan dalam penyajian materi pelatihan ini adalah gabungan antara metode lektur dan studi kasus dimana setiap peserta dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengajukan pertanyaan dan/atau masalah yang dihadapinya demi mendapatkan pemecahan.

Tujuan Pelatihan:

  • Memberikan pemahaman akan pentingnya Penerapan Manajemen Resiko yang Efektif yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan
  • Membekali Peserta dengan pemahaman yang mendasar mengenai proses manajemen resiko dan teknik aplikasinya dalam operasional perusahaan sehari-hari
  • Dengan menerapkan manajemen resiko secara tepat diharapkan akan membantu manajemen perusahaan dalam pengembangan corporate governance dan melindungi kepentingan stakeholdernya

Siapa yang Menjadi Peserta:

  • General Managers, Finance Manager, Treasury Manager, Operational Manager. Fungsi Manajer Lini dan Staf Profesional lainnya yang ingin menambah wawasan dalam topik ini.

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Gambaran Umum Manajemen Resiko
    • Esensi manajemen resiko
    • Perkembangan status dan praktek manajemen resiko
    • Faktor kunci keberhasilan manajemen resiko
    • Kebutuhan terhadap manajemen resiko
    • Tujuan dan manfaat manajemen resiko
    • Hasil yang diharapkan dari penerapan manajemen resiko
  2. Konsep Manajemen Resiko
  3. Risk Management – Framework
  4. Proses Manajemen Resiko
  5. Penerapan Proses Manajemen Resiko

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan lihat/unduh brosurnya di Enterprise Risk Management (ERM) Concept & Application.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com

Fraud Prevention & Detection for Non-Auditor

Kompleksitas permasalahan ekonomi yang makin dinamis; Pencapaian kemampuan di bidang ekonomi yang cenderung diiringi dengan munculnya bentuk-bentuk baru kejahatan, baik di bidang ekonomi maupun sosial; dan Lemahnya prosedur, internal control, perangkat hukum, kelemahan pegawai maupun pengawasan yang belum sempat dibenahi; merupakan tiga hal penting yang telah berperan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas kecurangan. Lalu, sebagai praktisi manajemen atau pengelola perusahaan, apa yang harus Anda lakukan dalam menyikapi hal ini?
Yang pertama harus disadari tentunya adalah bahwa masalah pengawasan atau pengendalian perusahaan merupakan tanggung-jawab moral setiap individu dalam perusahaan itu. Bagi para manajer dan eksekutif tentunya hal itu menjadi bagian dari tugas dan tanggung-jawabnya. Sementara dari sisi lain kita melihat bahwa masalah kecurangan ini sudah sedemikian membahayakannya dan telah banyak menelan korban berupa ambruknya perusahaan. Karena alasan-alasan itulah maka kami mengundang Anda untuk bersama-sama menelaah secara seksama berbagai hal yang menyangkut kecurangan dalam operasional perusahaan dan bagaimana mengatasinya. Sebelum pihak lain (seperti auditor) menemukan adanya kecurangan di lingkungan Anda sebaiknya Anda mengetahuinya terlebih dahulu, dan kalau bisa Anda bahkan mencegahnya agar tidak sampai terjadi.

Tujuan Pelatihan

  • Menjelaskan kepada peserta mengenai latar belakang dan potensi terjadinya kecurangan dalam kegiatan operasional perusahaan
  • Menjelaskan kepada peserta mengenai berbagai jenis kecurangan baik dari sudut akibat yang ditimbulkan maupun dari sisi akuntansinya
  • Menjelaskan kepada peserta mengenai langkah-langkah rinci proses pencegahan dan pendeteksian kecurangan (sesuai standar kerja auditor internal)
  • Meningkatkan nilai tambah dan peran serta para manajer dalam membantu kelancaran dan efektifitas proses audit diperusahaannya
  • Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan:
    • Memahami tanda-tanda adanya kecurangan dalam kegiatan operasional unitnya
    • Memahami arti penting pencegahan kecurangan sebagai bagian dari pengendalian manajemen dalam mencapai tujuan operasional unit
    • Mampu mengambil langkah-langkah preventif dalam mencegah terjadinya kecurangan
    • Memahami kerangka dan proses governance berdasarkan pengintegrasian fungsi internal control dan manajemen risiko dalam proses pengambilan keputusan

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Terminology Kecurangan
    • Pengertian Kecurangan
    • Faktor-faktor Pemicu Kecurangan (Pressure – Opportunity – Rasionalization)
    • Pelaku Kecurangan
    • Statistik Kecurangan
    • Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
  2. Potensi Kecurangan dalam Organisasi/Perusahaan
    • Jenis-jenis Kejahatan (White-Colour) yang trend dewasa ini
    • 25 Alasan Mengapa Karyawan Melakukan Kecurangan
    • Beberapa Alasan yang Melatar-belakangi terjadinya Kecurangan Manajemen
    • Kondisi-kondisi Khusus yang menyebabkan terjadinya kecurangan
    • Klasifikasi kecurangan
    • Jenis-jenis kecurangan dari sudut akibat yang ditimbulkan
    • Jenis-jenis kecurangan dari sisi akuntansi
  3. Symptoms & Warning Signs of Fraud
    • Red Flags (tanda-tanda kecurangan)
    • Indicators of Fraudulent Activities
  4. Teknik-teknik Pencegahan Kecurangan
  5. Hal-hal yang perlu diketahui oleh para eksekutif dan manajer dalam pendeteksian kecurangan
  6. Jenis dan Modus Operandi Kecurangan
  7. Management Controls & Approaches (Solusi Manajemen dalam pencegahan kecurangan)
  8. Executive Summary

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan klik <Fraud Prevention & Detection for Non-Auditor> untuk melihat/mengunduh brosurnya.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila membutuhkan pelatihan dalam bentuk Inhouse Training silakan download IHT Request Form dan dikirim kembali kepada kami melalui Fax/email setelah diisi dengan lengkap.
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya melalui Tel/SMS/Fax yang tercantum di brosur atau email: beproseminars<at>gmail.com